Kemidi Rudat dan Bejorak Mataram Berpotensi Diseminasi Informasi Publik

 

Kesenian pertunjukan rakyat di Mataram, NTB, antara lain: Kemidi Rudat, Bejorak Mataram, Cupak Gerantang, Gendang Beleq, Wayang Sasak, Teater Topeng Amaq Abir. Sedangkan yang berpotensi untuk diseminasi informasi publik yaitu: Kemidi Rudat, dan Bejorak Mataram. Demikian hasil FGD pada penelitian “Media Pertunjukan Rakyat” (10 s.d 14 April 2013), dengan tim peneliti Puslitbang APTIKA dan IKP: Djoko Waluyo, Sumaryadi, dan M.Sapri.

Koco Sukoco, Ketua Dewan Kesenian Daerah NTB, dalam FGD mengungkapkan bahwa Dewan Kesenian Daerah NTB bersama Taman Budaya NTB, dengan anggaran yang disediakan berupaya menghidupkan kembali seni pertunjukan rakyat yang hampir punah. “Tiap minggu dilakukan pergelaran yang menampilkan seni tradisi dari berbagai suku atau daerah kabupaten. Dalam dua kali Festival Seni Tradisi, Kami berupaya menghidupkan kembali seni tradisi seperti Kemidi rudat, teater Cupak Gerantang ,maupun teater topeng Amaq Abir.  Mereka dulu sangat populer,namun dewasa ini harus dihidupkan kembali. Pemerintah harus ikut andil dalam membuat program pembinaan terhadap seni tradisi maupun media pertunjukan rakyat.  Karena tanpa bantuan pemerintah daerah, sulit rasanya untuk mengembangkan seni perrtunjukan rakyat,” ungkap  Ketua Dewan Kesenian Daerah NTBtersebut.

Sementara, Ramiun, Pemilik Sanggar Seni Purnama Ria Mataram, dalam depth interview, menjelaskan beberapa jenis seni tradisi yang digunakan untuk komunikasi publik. Drama atau teater Kemidi Rudat dengan musik rebana dan marwis,dengan dialog pemain-pemain dapat disisipkan pesan komunikasi publik. Sedangkan lawakan dalam teater Bejorak Mataram dapat pula dititipkan pesan informasi publik dalam materi lawakan. Untuk jenis seni cupak-gerantang yang mengandung nilai moral yang buruk/malas (cupak) dan gerantang yang  baik/rajin,” ujar pelaku seni tradisi Kemidi Rudat,Bejorak Mataram, dan Permainan Tradisional Anak tersebut.Wawancara tersebut sebagai trianggulasi data hasil FGD yang telah dilaksanakan sebelumnya.

 

Tujuan dibentuknya sanggar seni Purnama Ria, untuk melestarikan dan mengembangkan seni tradisi masyarakat NTB, serta memberi peluang kepada generasi muda untuk beraktivitas dalam kesenian.Sanggar seni Purnama Ria dengan Departemen Penerangan bekerjasama dalam membawakan misi diseminasi informasi pembangunan kepada masyarakat luas melalui pementasan pertunjukan rakyat Kemidi Rudat. Namun sejak dibubarkan Dep. Penerangan, pembinaan maupun pemanfaatan media pertunjukan rakyat melalui sanggar Purnama Ria sudah tidak ada lagi. (NM)

Print Friendly

Kategori: Berita

 

Kategori:
Link Terkait:
Unit Kerja: